Susunan kata-kata undangan pernikahan
Hampir semua undangan pernikahan di Indonesia, baik Islami, Kristen, maupun umum, mengikuti urutan yang sama. Jika bagian-bagian ini lengkap dan berurutan, kata-katanya akan terbaca wajar:
| Bagian | Isinya | Contoh |
|---|---|---|
| 1. Pembuka | Basmalah, ayat, atau salam | Bismillahirrahmanirrahim / Assalamu’alaikum Wr. Wb. |
| 2. Kalimat pengantar | Maksud undangan | Dengan memohon rahmat dan rida Allah Swt., kami bermaksud menyelenggarakan pernikahan putra-putri kami |
| 3. Kedua mempelai | Nama lengkap, boleh dengan gelar | Dinda Ayu Lestari, S.Pd. & Rizky Pratama, S.T. |
| 4. Orang tua | Anak keberapa dan dari siapa | putri kedua dari Bapak Budi Hartono & Ibu Ratna Dewi |
| 5. Akad nikah atau pemberkatan | Hari, tanggal, jam, dan tempat | Sabtu, 12 Juni 2027, pukul 08.00 WIB, Masjid Al-Ikhlas, Bandung |
| 6. Resepsi | Hari, tanggal, jam, dan tempat | pukul 11.00 s.d. 14.00 WIB, Gedung Graha Kencana, Bandung |
| 7. Penutup | Harapan dan permohonan doa restu | Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir… |
| 8. Salam dan pengundang | Salam penutup dan nama keluarga yang mengundang | Wassalamu’alaikum Wr. Wb. / Kami yang berbahagia, Keluarga Bapak Budi Hartono |
| 9. Turut mengundang | Keluarga besar yang ikut mengundang (pilihan) | Keluarga Besar Bapak H. Sukardi (Magelang) |
Rincian praktis seperti tautan peta, dress code, nomor narahubung, dan batas waktu konfirmasi kehadiran diletakkan di bagian akhir atau di halaman terpisah, supaya kalimat undangannya tetap rapi.
Dua pilihan kecil menentukan nada seluruh undangan. Pertama, siapa yang mengundang: orang tua (“putra-putri kami”) untuk undangan yang formal dan tradisional, atau kedua mempelai (“kami yang berbahagia”) untuk undangan yang lebih personal. Kedua, sapaan untuk tamu: “Bapak/Ibu/Saudara/i” untuk undangan umum, “Anda” untuk undangan modern, dan “kamu” hanya untuk teman dekat.
Contoh undangan pernikahan formal dan umum
Kata-kata undangan formal yang umum, tanpa salam dari agama tertentu, cocok untuk tamu yang beragam: rekan kantor, relasi orang tua, dan tetangga. Kalimat pembukanya biasanya “Dengan memohon rahmat Tuhan Yang Maha Esa” atau “Atas berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa”, dan penutupnya “Hormat kami” atau “Kami yang berbahagia”.
Dengan memohon rahmat dan karunia Tuhan Yang Maha Esa,
kami bermaksud menyelenggarakan resepsi pernikahan putri kami:
Laras Ayu Pramesti, S.E.
dengan
Galih Wicaksono, S.Kom.
putra dari Bapak Hadi Wicaksono & Ibu Endang Lestari
yang akan diselenggarakan pada:
Hari/Tanggal: Minggu, 13 Juni 2027
Pukul: 11.00 s.d. 13.00 WIB
Tempat: Gedung Serbaguna Kartini, Jl. Pandanaran No. 30, Semarang
Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir untuk memberikan doa restu.
Hormat kami,
Bapak Sutrisno & Ibu Wahyuningsih
Atas berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa,
kami sekeluarga mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk menghadiri resepsi pernikahan putra-putri kami:
Laras Ayu Pramesti & Galih Wicaksono
Minggu, 13 Juni 2027
pukul 11.00 WIB
Gedung Serbaguna Kartini, Semarang
Kehadiran dan doa restu Bapak/Ibu/Saudara/i merupakan kebahagiaan bagi kami.
Kami yang berbahagia,
Keluarga Bapak Sutrisno
Keluarga Bapak Hadi Wicaksono
Dengan penuh rasa syukur,
kami yang berbahagia
Laras Ayu Pramesti & Galih Wicaksono
bermaksud mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk hadir pada resepsi pernikahan kami
Minggu, 13 Juni 2027, pukul 11.00 WIB
Gedung Serbaguna Kartini, Semarang
Atas kehadiran dan doa restunya, kami ucapkan terima kasih.
Turut mengundang:
Keluarga Besar Alm. Bapak Darmo Sutrisno (Klaten)
Keluarga Besar Bapak H. Sukardi (Magelang)
Bapak dan Ibu Ketua RT 05/RW 02 Kelurahan Tembalang
Rekan-rekan kerja Bapak Sutrisno
Bagian “Turut mengundang” biasanya dicetak di halaman belakang. Isinya keluarga besar, tokoh setempat, atau rekan yang namanya ikut dicantumkan sebagai pengundang, sebagai bentuk penghormatan kepada mereka; bagian ini bukan daftar tamu. Di undangan digital, bagian ini sering ditiadakan atau diringkas menjadi “Keluarga besar kedua mempelai”.
Kata-kata undangan pernikahan Islami
Undangan pernikahan Islami di Indonesia hampir selalu memakai susunan yang sama: basmalah, salam, ayat atau kalimat pembuka, nama kedua mempelai beserta orang tuanya, waktu dan tempat akad nikah serta resepsi, kalimat penutup yang memohon doa restu, lalu salam penutup. Ayat yang paling sering dicantumkan adalah QS. Ar-Rum: 21, dan resepsi kadang ditulis dengan istilah Walimatul ’Ursy.
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Dengan memohon rahmat dan rida Allah Swt., kami bermaksud menyelenggarakan pernikahan putra-putri kami:
Dinda Ayu Lestari, S.Pd.
putri kedua dari Bapak Budi Hartono & Ibu Ratna Dewi
dengan
Rizky Pratama, S.T.
putra pertama dari Bapak H. Agus Santoso & Ibu Hj. Sri Wahyuni
yang insya Allah akan dilaksanakan pada:
Akad Nikah
Sabtu, 12 Juni 2027, pukul 08.00 WIB
Masjid Al-Ikhlas, Jl. Melati No. 12, Bandung
Resepsi
Sabtu, 12 Juni 2027, pukul 11.00 s.d. 14.00 WIB
Gedung Graha Kencana, Jl. Pahlawan No. 45, Bandung
Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir untuk memberikan doa restu kepada kedua mempelai.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Kami yang berbahagia,
Keluarga Bapak Budi Hartono & Keluarga Bapak H. Agus Santoso
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (QS. Ar-Rum: 21)
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Dengan memohon rida Allah Swt., kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk menghadiri Walimatul ’Ursy putri kami:
Dinda Ayu Lestari & Rizky Pratama
Sabtu, 12 Juni 2027, pukul 11.00 WIB
Gedung Graha Kencana, Bandung
Atas kehadiran dan doa restunya, kami ucapkan terima kasih.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Mahasuci Allah yang telah menciptakan makhluk-Nya berpasang-pasangan.
Ya Allah, perkenankanlah kami merangkaikan kasih sayang yang Kau ciptakan di antara putra-putri kami:
Dinda Ayu Lestari & Rizky Pratama
Akad nikah: Sabtu, 12 Juni 2027, pukul 08.00 WIB, Masjid Al-Ikhlas, Bandung
Resepsi: Sabtu, 12 Juni 2027, pukul 11.00 WIB, Gedung Graha Kencana, Bandung
Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir dan memberikan doa restu.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Bismillahirrahmanirrahim
Dengan memohon rida Allah Swt., kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk hadir di hari bahagia kami
Dinda & Rizky
Sabtu, 12 Juni 2027
Akad nikah pukul 08.00 WIB · Resepsi pukul 11.00 WIB
Gedung Graha Kencana, Bandung
Mohon doa restu agar kami menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.
Pembuka “Mahasuci Allah” di banyak undangan ditulis “Maha Suci Allah”; keduanya dipahami sama, tetapi ejaan bakunya ditulis serangkai. Pakai satu bentuk salam dan singkatan secara konsisten dari awal sampai akhir: jika di atas tertulis “Wr. Wb.”, salam penutupnya pun “Wr. Wb.”.
Kata-kata undangan pernikahan Kristen dan Katolik
Undangan pernikahan Kristen biasanya dibuka dengan ayat Alkitab, lalu menyebut pemberkatan nikah di gereja sebelum resepsi. Ayat yang paling sering dipakai adalah Matius 19:6, Kejadian 2:24, 1 Korintus 13:4-7, dan Pengkhotbah 3:11. Salam pembuka yang lazim adalah “Salam sejahtera dalam kasih Tuhan kita Yesus Kristus”, dan penutupnya “Tuhan memberkati”.
Pada undangan Katolik, misa pernikahan biasanya ditulis “Sakramen Perkawinan” atau “Misa Pemberkatan Perkawinan”, karena bagi Gereja Katolik perkawinan adalah sakramen. Di Jawa, banyak keluarga Katolik menutup undangan dengan salam “Berkah Dalem”.
“Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.” (Matius 19:6)
Salam sejahtera dalam kasih Tuhan kita Yesus Kristus.
Dengan penuh sukacita, kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk hadir pada pemberkatan nikah putra-putri kami:
Daniel Christian Simanjuntak, S.H.
putra dari Bapak Robert Simanjuntak & Ibu Rosmawati br. Sitorus
dengan
Grace Natalia Sitompul, S.Ked.
putri dari Bapak Hotman Sitompul & Ibu Lenny br. Hutagalung
Pemberkatan Nikah
Sabtu, 9 Oktober 2027, pukul 10.00 WIB
Gereja Imanuel, Jl. Diponegoro No. 25, Medan
Resepsi
Sabtu, 9 Oktober 2027, pukul 13.00 WIB s.d. selesai
Gedung Serbaguna Mitra, Jl. Gatot Subroto No. 88, Medan
Merupakan suatu kehormatan dan sukacita bagi kami apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir dan memberikan doa restu.
Tuhan memberkati.
Kami yang berbahagia,
Keluarga Simanjuntak & Keluarga Sitompul
“Kasih itu sabar; kasih itu murah hati.” (1 Korintus 13:4)
Dalam kasih Tuhan, kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk hadir dalam Misa Sakramen Perkawinan putra-putri kami:
Antonius Bima Prasetya
putra dari Bapak Yohanes Sugiarto & Ibu Maria Sri Rahayu
dengan
Maria Clara Wulandari
putri dari Bapak Fransiskus Hartono & Ibu Theresia Indah Lestari
Sabtu, 16 Oktober 2027, pukul 09.00 WIB
Gereja Santa Maria, Yogyakarta
Resepsi pukul 18.30 WIB di Gedung Wisma Sejahtera, Yogyakarta
Kehadiran dan doa Bapak/Ibu/Saudara/i merupakan sukacita bagi kami.
Berkah Dalem.
“Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya.” (Pengkhotbah 3:11)
Dengan sukacita, kami
Daniel & Grace
mengundang Anda ke pemberkatan nikah dan resepsi kami
Sabtu, 9 Oktober 2027 · Medan
Kehadiran dan doa Anda adalah berkat bagi kami. Tuhan memberkati.
Kata-kata undangan pernikahan modern, singkat, dan santai
Undangan dari kedua mempelai untuk teman dan rekan sebaya boleh terdengar lebih ringan. Urutan informasinya tetap sama; yang berubah hanya cara bertuturnya. Banyak pasangan di kota besar juga menyelipkan satu atau dua frasa asing seperti “save the date”, dan itu tidak masalah selama tanggal, jam, dan tempatnya tetap jelas.
Dengan penuh rasa syukur,
kami mengundang Anda
untuk merayakan pernikahan kami
Nadia & Fajar
Sabtu, 19 Juni 2027 · pukul 18.30 WIB
Taman Kenanga, Jakarta Selatan
Bersama keluarga kami,
Nadia Putri Maharani & Fajar Ramadhan
mengundang Anda untuk hadir
dan berbagi kebahagiaan di hari pernikahan kami
Sabtu, 19 Juni 2027
Taman Kenanga, Jakarta Selatan
Nadia & Fajar
akhirnya menikah
19.06.2027
Jakarta
Datang, rayakan, dan doakan kami
Kabar bahagia!
Setelah tujuh tahun berteman,
Nadia & Fajar resmi menikah
Sabtu, 19 Juni 2027, pukul 18.30 WIB
Taman Kenanga, Jakarta Selatan
Wajib datang, ya. Dress code: hijau sage
Dua jalan yang berbeda
akhirnya bertemu di satu tujuan.
Dengan restu kedua orang tua,
kami, Nadia & Fajar, mengundang Anda
menjadi saksi awal perjalanan kami
Sabtu, 19 Juni 2027 · Jakarta Selatan
Kalimat untuk situasi khusus
Tidak semua pernikahan berjalan dengan susunan yang sama. Berikut cara menuliskan situasi yang paling sering ditanyakan:
Cantumkan keduanya, tetapi beri keterangan pada akad: “Akad nikah akan dilangsungkan secara terbatas bersama keluarga inti.” Jika sebagian tamu hanya diundang ke resepsi, kirimkan kepada mereka undangan yang memuat resepsinya saja.
Pada undangan Islami, resepsi sering ditulis “Walimatul ’Ursy”. Jika acaranya sederhana di rumah, banyak keluarga memakai “Syukuran Pernikahan”.
Undangan dari keluarga mempelai pria setelah resepsi di pihak perempuan: “Dengan memohon rahmat Allah Swt., kami bermaksud menyelenggarakan syukuran ngunduh mantu putra kami, Rizky Pratama & Dinda Ayu Lestari, pada Minggu, 20 Juni 2027 di Surakarta.”
Tulis “Alm.” untuk almarhum dan “Almh.” untuk almarhumah: “putri dari Bapak Budi Hartono (Alm.) & Ibu Ratna Dewi”. Nama orang tua yang telah tiada tetap dicantumkan.
Nama kedua orang tua tetap boleh ditulis lengkap: “putri dari Bapak Hendra Wijaya dan Ibu Ratna Dewi”. Pihak yang menjadi tuan rumah ditulis di bagian “Kami yang berbahagia”.
Siraman, midodareni, atau acara adat lain yang hanya untuk keluarga sebaiknya diberi undangan sendiri. Undangan resepsi cukup memuat acara yang memang dihadiri seluruh tamu.
Hal ini belum lazim di Indonesia, jadi sampaikan dengan halus di bagian keterangan, bukan di kalimat undangan: “Mohon maaf, acara ini kami khususkan untuk tamu dewasa.”
Satu baris di bagian keterangan sudah cukup: “Dress code: batik” atau “Busana bernuansa hijau sage dan krem”.
Jika ingin mencantumkannya, pisahkan dari kalimat undangan, letakkan di bagian paling akhir, dan pakai bahasa yang rendah hati: “Doa restu Anda adalah hadiah terindah bagi kami. Namun, jika ingin memberikan tanda kasih, Anda dapat mengirimkannya melalui…”
Tulis kalimat utama dalam dua bahasa, satu di bawah yang lain, atau buat versi kedua untuk keluarga dari luar negeri. Nama, tanggal, dan alamat harus sama persis di kedua versi.
Kalimat konfirmasi kehadiran (RSVP)
Kalimat konfirmasi kehadiran cukup memuat cara menjawab dan batas waktunya. Di undangan cetak, kalimat ini dulu jarang ada, karena tamu datang tanpa memberi kabar dan tuan rumah memperkirakan jumlahnya dari daftar undangan. Kini, dengan katering yang dihitung per porsi dan gedung yang kapasitasnya terbatas, makin banyak pasangan mencantumkannya. Tentukan batas waktunya satu sampai dua minggu sebelum acara.
Mohon kesediaan Bapak/Ibu/Saudara/i untuk memberikan konfirmasi kehadiran paling lambat Sabtu, 5 Juni 2027.
Konfirmasi kehadiran dapat dilakukan melalui tautan undangan ini sebelum 5 Juni 2027.
Kehadiranmu sangat berarti bagi kami. Kabari kami sebelum 5 Juni, ya!
Undangan ini berlaku untuk 2 (dua) orang.
Mohon maaf, karena keterbatasan tempat, undangan ini berlaku untuk 1 (satu) orang.
Jika ada pantangan atau alergi makanan, mohon sampaikan saat konfirmasi kehadiran.
Informasi lebih lanjut: Dimas (0812-xxxx-xxxx).
Di undangan Reponelle, setiap tamu menjawab dari tautannya sendiri: hadir, masih ragu, atau tidak hadir, dengan satu pendamping jika Anda izinkan, pilihan makanan, dan catatan. Tamu bisa mengubah jawabannya sampai batas waktu, dan Anda melihat semua jawaban dalam satu daftar.
Untuk tamu yang belum menjawab menjelang batas waktu, kirim pesan pribadi yang ramah, misalnya: “Halo, Sarah, kami sedang menghitung kursi untuk resepsi 12 Juni. Bisa kabari kami lewat tautan undanganmu?”
Kata-kata save the date pernikahan
Save the date hanya memuat nama, tanggal, dan kota, tanpa meminta jawaban. Kirimkan tiga sampai enam bulan sebelum hari-H, terutama jika banyak keluarga datang dari luar kota atau pernikahan jatuh pada musim liburan. Istilah “save the date” biasanya tetap ditulis apa adanya, tanpa diterjemahkan.
Save the date
Dinda & Rizky
Sabtu, 12 Juni 2027
Bandung
Undangan resmi menyusul
Bismillahirrahmanirrahim
Dengan izin Allah, kami akan menikah
Dinda & Rizky
12.06.2027 · Bandung
Mohon doa restunya; undangan lengkap menyusul
Tandai kalendermu!
Nadia & Fajar mau menikah
19 Juni 2027 · Jakarta
Kosongkan jadwalnya, undangan menyusul, ya
Kata-kata untuk undangan pernikahan digital
Undangan pernikahan digital memuat kata-kata yang sama dengan undangan cetak, tetapi tidak harus memadatkan semuanya ke selembar kartu. Biarkan kalimat undangannya tetap singkat, lalu letakkan rincian di tempat yang memang dicari tamu: susunan acara akad dan resepsi, dress code, tautan Google Maps, dan formulir konfirmasi kehadiran.
Beberapa hal berubah ketika undangan dikirim sebagai tautan:
- Sapaan bisa lebih personal. Karena setiap tamu menerima tautannya sendiri yang menyapa dengan namanya, kalimat undangan tidak perlu diawali “Kepada Yth. Bapak/Ibu/Saudara/i” yang umum.
- Peta menggantikan denah. Cukup tulis nama gedung dan alamat singkat; tautan peta membawa tamu sampai ke lokasi.
- Perubahan tidak perlu cetak ulang. Jika jam resepsi bergeser, ubah sekali dan setiap tautan tamu langsung menampilkan detail terbaru.
- Konfirmasi kehadiran ada di halaman yang sama. Tulis batas waktunya di kalimat penutup, misalnya “Mohon konfirmasi kehadiran sebelum 5 Juni 2027 melalui tautan ini.”
Kata-kata undangan pernikahan lewat WhatsApp
Di Indonesia, undangan pernikahan kini paling sering sampai lewat WhatsApp, baik sebagai pesan singkat maupun sebagai pengantar tautan undangan digital. Kalimat pembuka yang paling banyak dipakai adalah “Tanpa mengurangi rasa hormat, perkenankan kami mengundang…”, karena sekaligus memohon maaf bahwa undangan tidak diantar langsung. Sesuaikan isinya dengan penerimanya: keluarga besar, atasan, atau teman.
Yth. Bapak/Ibu/Saudara/i [nama tamu],
Tanpa mengurangi rasa hormat, perkenankan kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk menghadiri acara pernikahan kami:
Dinda Ayu Lestari & Rizky Pratama
Sabtu, 12 Juni 2027, Gedung Graha Kencana, Bandung
Informasi lengkap dan konfirmasi kehadiran ada di tautan berikut: [tautan undangan]
Merupakan suatu kebahagiaan bagi kami apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir dan memberikan doa restu.
Mohon maaf, undangan ini hanya dapat kami sampaikan melalui pesan.
Terima kasih.
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Bismillahirrahmanirrahim.
Tanpa mengurangi rasa hormat, perkenankan kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i, teman, dan sahabat untuk menghadiri akad nikah dan resepsi pernikahan kami:
Dinda & Rizky
Sabtu, 12 Juni 2027 · Bandung
Detail acara dan peta lokasi: [tautan undangan]
Kehadiran dan doa restu Bapak/Ibu/Saudara/i merupakan kebahagiaan bagi kami.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Assalamu’alaikum, Pakde dan Bude.
Alhamdulillah, insya Allah Dinda akan menikah dengan Rizky pada Sabtu, 12 Juni 2027 di Bandung.
Kami sekeluarga sangat berharap Pakde dan Bude bisa hadir dan mendoakan.
Undangan lengkapnya ada di sini: [tautan undangan]
Mohon maaf belum bisa mengantar undangan langsung ke rumah.
Selamat siang, Bapak Hendra.
Mohon maaf mengganggu waktunya. Dengan hormat, saya bermaksud mengundang Bapak beserta Ibu untuk hadir pada resepsi pernikahan saya dengan Dinda Ayu Lestari.
Sabtu, 12 Juni 2027, pukul 11.00 WIB, Gedung Graha Kencana, Bandung.
Undangan lengkapnya dapat Bapak buka di tautan ini: [tautan undangan]
Merupakan suatu kehormatan bagi saya apabila Bapak berkenan hadir.
Hormat saya,
Rizky Pratama
Halo, Sarah!
Akhirnya aku dan Rizky resmi menikah, nih.
Resepsinya Sabtu, 12 Juni 2027, mulai pukul 11.00 di Gedung Graha Kencana, Bandung.
Datang, ya! Semua info dan RSVP ada di sini: [tautan undangan]
Kabari sebelum 5 Juni biar kursimu aman.
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Dengan memohon rida Allah Swt., kami mengabarkan bahwa insya Allah akad nikah kami akan dilangsungkan pada Sabtu, 12 Juni 2027 di Bandung.
Karena acara diadakan secara terbatas bersama keluarga, kami mohon maaf tidak dapat mengundang secara langsung.
Doa restu Bapak/Ibu/Saudara/i sangat berarti bagi kami.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Dinda & Rizky
- Kirim secara pribadi (japri) dan sebut nama penerimanya. Satu tautan yang ditempel di grup besar mudah terlewat dan terasa kurang menghormati.
- Untuk orang tua, sesepuh, dan guru, telepon atau antarkan undangan cetak lebih dulu bila memungkinkan; pesan WhatsApp menjadi pelengkapnya.
- Kirim pada jam yang wajar, siang atau sore hari, bukan larut malam.
- Tutup dengan permohonan doa restu dan permintaan maaf karena undangan hanya disampaikan lewat pesan.
Di Reponelle, setiap tautan tamu punya tombol “Bagikan lewat WhatsApp” yang membuka WhatsApp dengan pesan singkat dan tautan pribadi tamu tersebut. Anda tinggal memilih obrolannya, mengganti pesannya dengan salah satu contoh di atas bila perlu, lalu mengirimnya sendiri. Tautan yang sama juga bisa disalin ke SMS, email, atau aplikasi lain.
Ayat, doa, dan kata-kata mutiara untuk undangan pernikahan
Satu kutipan di atas atau di bawah nama mempelai membuat undangan terasa lebih hangat. Cukup satu, dan pilih yang sesuai dengan keyakinan serta gaya Anda berdua. Teks lengkap QS. Ar-Rum: 21 ada di contoh undangan Islami di atas.
- QS. Ar-Rum: 21, tentang pasangan yang diciptakan agar merasa tenteram dan dijadikan rasa kasih dan sayang di antaranya: ayat yang paling sering dicantumkan di undangan Islami.
- QS. Az-Zariyat: 49, tentang segala sesuatu yang diciptakan berpasang-pasangan, juga dikutip di sebagian undangan.
- “Mohon doa restu agar kami menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.”
- “Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.” (Matius 19:6)
- Kejadian 2:24, tentang laki-laki yang meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan istrinya sehingga keduanya menjadi satu.
- “Kasih itu sabar; kasih itu murah hati.” (1 Korintus 13:4)
- “Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya.” (Pengkhotbah 3:11)
- “Witing tresna jalaran saka kulina.” (Pepatah Jawa: cinta tumbuh karena terbiasa.)
- “Dua hati, satu tujuan, seumur hidup.”
- “Hari ini, esok, dan seterusnya, bersama.”
- “Dan akhirnya, kami memilih untuk melangkah bersama.”
Saat mengutip ayat, tulis sumbernya dengan lengkap, seperti “(QS. Ar-Rum: 21)” atau “(Matius 19:6)”, dan salin teksnya dari terjemahan yang biasa dipakai keluarga Anda. Untuk ayat yang panjang, tidak apa-apa hanya mencantumkan sumbernya.
Tata krama mengirim undangan pernikahan
- Sebar undangan tiga sampai empat minggu sebelum hari-H, atau enam sampai delapan minggu sebelumnya jika banyak tamu harus memesan tiket. Save the date bisa dikirim tiga sampai enam bulan sebelumnya.
- Untuk orang tua, sesepuh, guru, dan tokoh yang dihormati, antarkan undangan cetak atau berkunjung langsung bila memungkinkan.
- Kirim undangan digital secara pribadi dengan menyebut nama tamu, bukan dengan menempelkan satu tautan di grup besar.
- Tulis zona waktunya (WIB, WITA, atau WIT), terutama jika ada tamu dari pulau lain.
- Periksa ejaan nama, gelar haji (H. dan Hj.), gelar akademik, dan sebutan Alm. atau Almh. bersama orang tua sebelum undangan dicetak atau dikirim. Kesalahan pada nama orang tua mudah menyinggung keluarga.
- Jangan menyebut nominal sumbangan. Jika ingin menyebut amplop digital atau kado, letakkan di bagian akhir dengan kalimat yang rendah hati.
- Sampaikan dengan jelas siapa yang diundang: nama di amplop atau di tautan pribadi menunjukkan apakah undangan berlaku untuk satu orang atau berdua.
- Doa restu adalah inti undangan pernikahan di Indonesia. Tamu yang berhalangan hadir biasanya mengirim doa dan ucapan selamat; balas dengan terima kasih.
- Minta dua orang memeriksa nama, tanggal, jam, alamat, dan tautan peta sebelum undangan disebar.
Pertanyaan seputar kata-kata undangan pernikahan
Apa saja isi kata-kata undangan pernikahan?
Berurutan: pembuka (basmalah, ayat, atau salam), kalimat pengantar, nama kedua mempelai beserta orang tuanya, waktu dan tempat akad nikah atau pemberkatan, waktu dan tempat resepsi, kalimat penutup yang memohon doa restu, salam penutup, dan nama keluarga yang mengundang. Bagian “Turut mengundang” bersifat pilihan.
Bagaimana contoh kata-kata undangan pernikahan Islami?
“Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu’alaikum Wr. Wb. Dengan memohon rahmat dan rida Allah Swt., kami bermaksud menyelenggarakan pernikahan putra-putri kami, Dinda Ayu Lestari dan Rizky Pratama, yang insya Allah akan dilaksanakan pada Sabtu, 12 Juni 2027. Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir untuk memberikan doa restu. Wassalamu’alaikum Wr. Wb.”
Ayat apa yang biasa dicantumkan di undangan pernikahan?
Pada undangan Islami, yang paling umum adalah QS. Ar-Rum: 21. Pada undangan Kristen dan Katolik, yang sering dipakai adalah Matius 19:6, Kejadian 2:24, 1 Korintus 13:4-7, dan Pengkhotbah 3:11.
Bagaimana kata-kata undangan pernikahan lewat WhatsApp yang sopan?
Kirim secara pribadi dengan menyebut nama tamu, buka dengan salam, lalu gunakan kalimat seperti “Tanpa mengurangi rasa hormat, perkenankan kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk menghadiri acara pernikahan kami”. Sertakan nama mempelai, tanggal, tautan undangan, permohonan doa restu, dan permintaan maaf karena undangan hanya disampaikan lewat pesan.
Apa arti “turut mengundang” di undangan pernikahan?
Bagian ini memuat keluarga besar, tokoh setempat, atau rekan yang namanya ikut dicantumkan sebagai pengundang, sebagai bentuk penghormatan kepada mereka. Bagian ini bukan daftar tamu, dan biasanya dicetak di halaman belakang undangan.
Nama siapa yang ditulis lebih dulu, mempelai pria atau wanita?
Tidak ada aturan baku. Banyak keluarga menulis lebih dulu nama anak dari keluarga yang menjadi tuan rumah: mempelai wanita jika resepsi diadakan keluarga perempuan, dan mempelai pria pada acara ngunduh mantu. Jika kedua keluarga mengundang bersama, kedua urutan sama-sama lazim.
Bagaimana menulis nama orang tua yang sudah meninggal?
Tambahkan “Alm.” untuk almarhum atau “Almh.” untuk almarhumah, misalnya “putri dari Bapak Budi Hartono (Alm.) & Ibu Ratna Dewi”. Nama orang tua yang telah tiada tetap dicantumkan.
Kapan undangan pernikahan sebaiknya disebar?
Umumnya tiga sampai empat minggu sebelum hari-H, dan enam sampai delapan minggu sebelumnya jika banyak tamu harus memesan tiket. Batas waktu konfirmasi kehadiran sebaiknya satu sampai dua minggu sebelum acara.
Bagaimana cara meminta konfirmasi kehadiran di undangan?
Tulis cara menjawab dan batas waktunya di bagian akhir, misalnya “Mohon konfirmasi kehadiran melalui tautan undangan ini paling lambat 5 Juni 2027.” Jika undangan hanya berlaku untuk satu atau dua orang, sebutkan juga: “Undangan ini berlaku untuk 2 (dua) orang.”
Bolehkah mencantumkan amplop digital di undangan pernikahan?
Boleh, tetapi letakkan terpisah dari kalimat undangan, di bagian paling akhir, dan pakai kalimat yang rendah hati, misalnya “Doa restu Anda adalah hadiah terindah bagi kami.” Banyak keluarga memilih tidak mencantumkannya di undangan untuk orang tua dan sesepuh.
